Baru Mau Kuliah? Pikirkan Ini Supaya Nggak Salah Jurusan

Siapa yang tidak ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi? Tentu saja setiap orang jika diberikan kesempatan pasti ingin sekali memiliki pengalaman pendidikan di perguruan tinggi, apalagi di universitas ternama. Namun apa jadinya ketika banyak mahasiswa yang justru merasa salah jurusan? Kuliah jadi males, menyesal, bingung mau lanjut atau keluar, niat kuliah jadi nggak seratus persen atau keluhan – keluhan lainnya akibat seorang mahasiswa yang merasa salah jurusan. Inilah mengapa persiapan secara moril juga penting selain persiapan materiil. Pelajar jaman milenial, sebaiknya pelajari dan renungkan beberapa hal-hal berikut ini agar Kamu nggak merasa salah jurusan nantinya atau malah menyesal sudah ambil kuliah.

4 Tips Ini Bisa Bantu Kamu Agar Nggak Salah Jurusan Kuliah

  1. Ketahui Minat dan Bakat dari Diri Kamu

Kamu sendirilah yang lebih tahu dan memahami apa yang Kamu suka, apa yang Kamu bisa dan apa yang membuatmu semangat belajar. Kuliah bukan ajang pamer saja karena bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang bergengsi. Kuliah adalah mengasah bakat agar lebih menguasai sehingga nantinya bisa mencetak profesional. Sehingga, Kamu perlu tahu apa minat dan bakatmu yang bisa Kamu kembangkan di perguruan tinggi. Misalnya bakat di olahraga, ya ambilah jurusan yang berkaitan misalnya pendidikan olahraga.

  1. Pikirkan Prospek dan Peluang Kerja dari Jurusan yang Diambil

Inilah yang sering menjadi kendala seorang mahasiswa yang mengambil jurusan anti-mainstream. Pasalnya, di Indonesia masih sangat kurang sekali dalam hal ketersediaan lapangan pekerjaan. Sehingga ketika Kamu memutuskan untuk mengambil jurusan kuliah, pikirkan kembali bagaimana prospek jurusan tersebut kedepannya. Jangan sampai ketika Kamu menyukai dunia astronomi, namun ternyata kedepannya sangat sulit untuk mendapatkan pekerjaan. Hal ini yang menjadi salah satu alasan banyaknya sarjana yang nganggur karena sulitnya mendapatkan pekerjaan di bidang yang sesuai.

  1. Pelajari Tentang Jurusan dan Universitas yang Akan Diambil

Tahukah kalian, passing grade suatu jurusan dan universitas yang bersangkutan menjadi salah satu pertimbangan suatu perusahaan untuk merekrut Kamu nantinya setelah lulus. Sehingga sebelum memutuskan ingin berkuliah dimana, cari tahu terlebih dahulu tentang kualitas jurusan dan universitas yang akan Kamu ambil. Passing grade ini juga bisa menjadi patokan seberapa besar jurusan tersebut diminati. Tentu saja semakin tinggi passing grade, semakin tinggi pula daya saingnya. Jangan sampai Kamu tidak tahu jika ternyata jurusan yang Kamu ambil memiliki passing grade rendah dengan akreditasi yang rendah juga.

  1. Hitung-Hitung Biaya Kuliah Hingga Lulus

Poin ini juga menjadi salah satu alasan mahasiswa merasa jika dirinya salah jurusan. Tidak hanya karena biaya kuliah per semester yang mahal saja, namun sebagian besar mahasiswa akan mengeluh jika ternyata jurusannya terlalu banyak praktikum yang menguras keuangan atau untuk kebutuhan lain. So, jangan sampai Kamu jadi menyesal mengambil jurusan yang Kamu pilih karena alasan ini. Oleh karena itu, sebaiknya sebelum mendaftar kuliah cari tahu informasi sebanyak-banyaknya tentang jurusan dan universitas yang Kamu ambil.

Setelah mempelajari dan memahami tips-tips diatas, terakhir Kamu perlu memantapkan niat dan komitmen untuk mengambil jurusan kuliah. Jangan lupa untuk mendiskusikan kepada kedua orang tua terkait jurusan yang akan diambil. Selebihnya, jika diterima di jurusan tersebut, tetap jagalah komitmen tersebut dan percaya bahwa suatu saat nanti Kamu akan jadi profesional di bidang yang Kamu ambil. So, be fighting!

sumber:

review pribadi

 

Inilah Beberapa Hal Negatif Dalam Kampus Yang Harus Anda Hindari

Menjadi seorang mahasisiwa tentunya merupakan impian setiap orang. Setelah menempuh belasan tahun dari taman kanak – kanak dan sekolah menengah kini Anda sudah bisa menempuh pendidikan di bangku perkuliahan. Dulu Anda yang dianggap anak kecil karena masih di sekolah menengah kini pasti bangga karena sudah menjadi weorang mahasiawa dan dianggap sibuk dan dewasa.

Namun jangan salah, ada beberapa hal yang harus Anda tahu jika sudah berada di perkuliahan. Ada banyak hal yang harus Anda waspadai agar tidak masuk ke dalam pengaruh yang negatif walaupun beberapa hal sebenarnya sudah menjadi kebiasaan Anda. Nah kali ini kami akan memberikan sedikit ulasan mengenai beberapa hal negatif dalam kampus yang harus anda hindari. Simak sampai selesai ya.

  1. Menunda Pekerjaan

Salah stau ciri khas mahasiswa Indonesia adalah suka menunda pekerjaan, entah itu tugas, laporan, hingga skripsi. Menunda pekerjaan memang sesuatu yang terlihat remeh namun bahaya di belakangnya sangat mengerikan. Menunda pekerjaan hanya akan memberikan anda kesenangan sementara.

Jika Anda di beri suatu tugas dan berpikir untuk menyelesaikannya nanti, lama – kelamaan tugas Anda akan bertambah seiring berjalannya waktu dan deadline semakin pendek. Dari sinilah Anda akan menyesal jika telah menunda pekerjaan dari dosen. Akan semakin berbahaya lagi jika Anda suka menunda laporan penelitian atau skripsi.

Semakin lama skripsi Anda dikerjakan maka impian untuk wisuda dan mendapatkan pekerjaan serta menikah semakin jauh di depan. Terdapat pepatah yang mengatakan jika 1 hari menunda skripsi sama saja dengan 1 hari menunda pernikahan. 

  1. Mahasiswa Kupu – Kupu

Pernahkah Anda mendengar peribahasa “bukan anak muda jika tidak sibuk”. Nah, hal ini seringkali bisa terlihat jelas di kalangan anak kampus, mana yang benar – benar serius untuk kuliah atau hanya sekedar untuk masuk kelas dan tanda tangan absen.

Menjadi seorang mahasiswa akan lebih baik jika diisi dengan hal – hal yang bermanfaat misalnya aktif di organisasi kampus atau di organisasi luar kampus, aktif mengkuti pelatihan dan seminar serta mengikuti kompetisi. Jangan hanya menjadi mahasiswa kupu – kupu yang hanya datang kuliah lalu langsung pulang ketika kuliah sudah selesai. Mumpung masih muda dan menjadi mahasiswa, gunakan waktu semaksimal mungkin untuk berkarya.

  1. Cuek

Sikap cuek memang  tidak bisa di salahkan. Namun ada beberapa hal yang membuat sikap cuek ini berbahaya untuk masa depan Anda di kampus. Sikap cuek di sini ialah sikap cuek atau masa bodoh dengan proses pembelajaran di kampus, masa bodoh dengan dosen, dan ujian.

Sikap cuek berlebihan ini akan membuat Anda tidak mengenal informasi lebih jauh tentang apa yang sedang terjadi sehingga membuat rasa kepekaan sosial menurun tajam. Padahal dengan mengurangi sikap cuek kita sudah bisa mendapatkan banyak hal yang berguna untuk masa depan.

  1. Telat Masuk Kelas

Salah satu ciri khas mahasiswa adalah kebiasaan begadang hingga pagi hari karena nongkrong atau bahkan mungkin main judi online yang membuat penasaran. Dan yang paling membosankan adalah ketika jadwal kuliah di mulai ketika pukul 7 pagi. Anda yang hanya bisa tidur dari pukul 4 pagi akan terpaksa masuk namun perlu perjuangan yang ekstra untuk bisa sampai kelas.

Setelah sampai kelas pun Anda masih diinterogasi oleh dosen mengapa terlambat lagi. Belum lagi dengan pandangan teman – teman kuliah yang lain.

  1. Titip Absen

Salah satu kebiasaan mahasiswa sejati adalah menitip absen. Biasanya ini akan terjadi ketika dosen itu killer atau bahkan membosankan maka mahasiswa memilih bolos dan titip absen kepada mahasiswa yang datang. Sungguh suatu kebbiasaan yang tidak patut untuk di tiru.